Advokasi Diabetes di Kawasan Asia-Pasifik
Hidup dengan diabetes merupakan tantangan tersendiri. Sejak didiagnosa, seseorang harus menghadapi pengelolaan kadar glukosa darah seumur hidup serta faktor-faktor lainnya. Kesalahpahaman tentang diabetes masih terus berlanjut. Penderita diabetes (PWD) terkadang dipandang secara keliru sebagai orang yang menyebabkan diabetes pada diri mereka sendiri, tidak mampu mengelola kondisi mereka sendiri, tidak mampu mempertahankan gaya hidup sehat, atau tidak memiliki kebiasaan makan yang tepat, di antara atribut negatif lainnya.
Akibatnya, PWD dapat menghadapi kesulitan di sekolah, di rumah, di tempat kerja, dan di masyarakat. PWD juga menghadapi beban finansial terkait biaya pengobatan, asuransi kesehatan, dan pinjaman. Kesadaran akan stigma terkait diabetes semakin meningkat, yang menyoroti prevalensi dan konsekuensi dari informasi yang bias, sepihak, dan tidak akurat. Stigma dapat berdampak negatif terhadap harga diri, kepercayaan diri, dan perawatan diri PWD, serta berdampak buruk terhadap hasil klinis mereka.