Optimasi Strategi Aktivitas Fisik untuk Lansia dengan Diabetes
Peningkatan prevalensi diabetes di kalangan lansia telah menjadi beban sosial-ekonomi yang signifikan. Populasi ini sangat heterogen, mulai dari individu yang mandiri secara fungsional hingga yang mengalami gangguan fungsi yang parah, sehingga sulit untuk menetapkan rekomendasi standar. Aktivitas fisik merupakan pilar utama dalam pengelolaan diabetes; namun, pedoman latihan saat ini tidak cukup mencakup rentang luas kapasitas fungsional yang diamati pada lansia.
Bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, memecah waktu duduk, memasukkan gerakan ke dalam rutinitas harian, dan latihan air telah diusulkan, namun bukti pendukungnya masih terbatas. Ulasan ini merangkum mekanisme patofisiologis perubahan metabolik dan fungsional yang terkait dengan penuaan dan diabetes—termasuk sarcopenia, perubahan komposisi tubuh, dan penurunan kardiovaskular—serta secara komprehensif membahas manfaat dan tindakan pencegahan berbagai modus latihan, rekomendasi yang disesuaikan berdasarkan komplikasi terkait diabetes, dan pertimbangan klinis utama.