Pengantar Home
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Diabetes di Indonesia. Edisi Minggu ini Selasa, 9 Desember 2025 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut:
Dampak Perawatan Diri Diabetes, Gaya Hidup Sehat, Dukungan Sosial, dan Variabel Demografis terhadap Hasil HbA1c pada Pasien Diabetes Tipe 2
Mengontrol HbA1c dapat membantu mengurangi gejala dan komplikasi diabetes. Namun, hanya sekitar 25% orang dewasa dengan diabetes yang mencapai tujuan perawatan diabetes ini. Hal ini menunjukkan bahwa diabetes memerlukan investasi penelitian yang lebih besar dan terobosan, serta pembahasan yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor terkait yang mempengaruhi pengendalian diabetes, guna mengendalikan penyakit ini dengan lebih baik. Studi ini mengeksplorasi pengaruh perilaku perawatan diri diabetes, gaya hidup sehat, gejala diabetes, dukungan sosial, variabel demografis, dan nilai pemeriksaan fisik terhadap tingkat HbA1c pada individu dengan diabetes tipe 2.
Prevalensi, Insidensi, dan Karakteristik Metabolik Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Dewasa Muda di Korea Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren prevalensi, insidensi, karakteristik metabolik, dan pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 (T2DM) pada dewasa muda di Korea Selatan. Prevalensi T2DM pada dewasa muda di Korea Selatan hampir dua kali lipat dalam dekade terakhir.
Modalitas Terkini dalam Pencegahan Diabetes Tipe 2
Prediabetes kini mempengaruhi proporsi yang signifikan dari populasi, hal ini menandakan kelompok individu yang semakin besar dengan risiko tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 (T2D). Mengingat dampak yang signifikan dari T2D terhadap morbiditas dan mortalitas individu, pencegahan T2D menjadi sangat penting.
Reportase Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Penyakit Tidak Menular (PTM) Tahun 2025 serta Maksimalisasi Pemanfaatan Website BAHIMAT terkait Data Tracking Prediabetes dan Diabetes Melitus (DM) di Puskesmas Kota Balikpapan
PKMK-Balikpapan. Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Penyakit Tidak Menular (PTM) Tahun 2025 serta maksimalisasi pemanfaatan website BAHIMAT terkait data tracking prediabetes dan Diabetes Melitus (DM) di Puskesmas Kota Balikpapan pada Rab (19/11) dibuka oleh dr. Erica Handritha selaku Plt Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Dalam sambutannya, Erica memberikan penekanan serius terhadap pengendalian PTM, terutama DM, menyoroti ancaman beban biaya kesehatan yang besar, dengan prediksi bahwa BPJS akan membiayai secara signifikan layanan hemodialisa (cuci darah) di rumah sakit. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan pentingnya meminimalisir dampak agar penyandang DM tidak cepat mengalami komplikasi seperti nefropati diabetik atau retinitis yang menyebabkan kebutaan.
Faktor-Faktor yang Terkait dengan Diabetes Mellitus pada Dewasa: Temuan dari Survei Kehidupan Keluarga Indonesia-5
Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan yang semakin prevalen di Indonesia, dan informasi nasional mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadapnya masih terbatas. Studi ini bertujuan utama untuk menyelidiki faktor-faktor yang terkait dengan DM di Indonesia. Studi ini telah mengidentifikasi hubungan antara hipertensi (HTN), obesitas, aktivitas fisik, dan status pekerjaan dengan DM di Indonesia.
WHO Memperbarui Daftar Obat-Obatan Esensial untuk Memasukkan Pengobatan Kanker dan Diabetes yang Penting
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis edisi terbaru dari Daftar Obat Esensial Model (Essential Medicines/ EML) dan Daftar Obat Esensial untuk Anak-anak (Essential Medicines for Children/ EMLc), dengan menambahkan pengobatan baru untuk berbagai jenis kanker dan diabetes serta komplikasi terkait seperti obesitas. Obat-obatan untuk fibrosis kistik, psoriasis, hemofilia, dan gangguan darah lainnya juga termasuk dalam penambahan tersebut.
Diabetes Tipe 2 Onset Dini—Epidemiologi, Patofisiologi, dan Pengelolaan
Prevalensi dan insidensi diabetes tipe 2 onset dini terus meningkat secara global, terutama di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, dan terutama mempengaruhi populasi etnis dan ras non-Kulit Putih. Diabetes tipe 2 onset dini bersifat heterogen dalam hal kontribusi genetik dan lingkungan terhadap patofisiologinya, yang menimbulkan tantangan dalam pengelolaan glikemik.
Implementasi program pencegahan diabetes ke dalam praktik klinis dan lingkungan masyarakat
Pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana program berbasis bukti telah diimplementasikan dalam praktik klinis dan lingkungan masyarakat sangat diperlukan. Ilmu implementasi dapat membantu memahami cara terbaik untuk mengimplementasikan program, namun bidang yang berkembang pesat ini terhambat oleh terminologi dan pelaporan yang tidak konsisten. Dalam upaya meningkatkan transparansi dan memperbaiki ilmu implementasi, alat-alat standar telah dikembangkan.